Menyiapkan halaman...
Menyiapkan halaman...
EDISI PERTAMA · LAMPIRAN A · HALAMAN 48–49
Kutipan, saksi naskah, dan batas pembacaan dari lampiran PDF.
Kutipan asli PDF · Bahasa Indonesia
Lampiran ini memuat kutipan Sanskerta terpilih yang digunakan untuk pemeriksaan silang tekstual terhadap lapisan T0235. “Terverifikasi” di sini berarti bacaan yang dicantumkan telah diperiksa terhadap witness atau edisi yang disebutkan pada setiap entri; lampiran ini tidak mengklaim bahwa seluruh tradisi manuskrip Sanskerta telah direkonstruksi menjadi satu teks tunggal. Tanda elipsis (…) menunjukkan bahwa yang ditampilkan adalah kutipan, bukan transkripsi keseluruhan witness. Prinsip filologis: bentuk yang direstorasi dalam edisi sumber tetap diperlakukan sebagai restorasi editorial. Perbedaan ejaan, pemenggalan, atau bacaan antar-witness tidak dihapus demi membuat semua tradisi tampak identik. Teks Sanskerta pada lampiran ini berfungsi sebagai bahan pemeriksaan dan konteks tekstual; lapisan utama buku tetap T0235 / transmisi Kumārajīva.
Status “terverifikasi” adalah keterangan yang diberikan penyusun PDF. Website menyalin lampiran ini tanpa mengklaim telah mengulang pemeriksaan filologisnya. Sanskerta tidak tersedia sebagai teks lengkap untuk semua bagian.
LAMPIRAN A1 · EDISI PERTAMA · HLM. 48
Kutipan asli PDF · Indonesia dan Sanskerta
namo śākyamunaye tathāgatāyārhate samyaksaṃbuddhāya // evaṃ mayā śrutam ekasmin samaye bhagavān śrāvastyāṃ viharati sma jetavane anāthapiṇḍadasyārāme mahatā bhikṣusaṃghena sārdham ardhatrayodaśabhir bhikṣuśataiḥ. Sumber: GRETIL, Vajracchedikā Prajñāpāramitā, berdasarkan Paul Harrison & Shogo Watanabe, Buddhist Manuscripts, vol. 3 (Manuscripts in the Schøyen Collection), Oslo 2006, pp. 89–132. Status: Kutipan pembukaan yang tampil pada GRETIL; catatan sumber GRETIL menyatakan bahwa huruf miring digunakan untuk teks yang direstorasi.
LAMPIRAN A2 · EDISI PERTAMA · HLM. 48
Kutipan asli PDF · Indonesia dan Sanskerta
āścaryaṃ bhagavan yāvad eva tathāgatenārhatā samyaksaṃbuddhena bodhisatvā mahāsatvā anuparigṛhītāḥ parameṇānugraheṇa ... kathaṃ bhagavan bodhisatvayānasaṃprasthitena sthātavyam / kathaṃ pratipattavyam / kathaṃ cittaṃ pratigṛhītavyam / Sumber: Sumber yang sama, bagian awal dialog Subhūti. Status: Kutipan terpilih; elipsis dipertahankan untuk menandai bagian witness yang tidak ditampilkan dalam lampiran.
LAMPIRAN A3 · EDISI PERTAMA · HLM. 48
Kutipan asli PDF · Indonesia dan Sanskerta
iha subhūte bodhisatvayānasaṃprasthitair evaṃ cittam utpādayitavyam ... sarvasatvā ... anupadhiśeṣe nirvāṇadhātau parinirvāpayitavyāḥ / ... na ca kaścit satvaḥ parinirvāpito bhavati. Sumber: GRETIL, Vajracchedikā Prajñāpāramitā, bagian Vaj 3M. Status: Kutipan terpilih untuk pemeriksaan silang terhadap Bagian 03 T0235; elipsis bukan bagian dari teks Sanskrit.
LAMPIRAN A4 · EDISI PERTAMA · HLM. 48
Kutipan asli PDF · Indonesia dan Sanskerta
yāvataḥ subhūte tṛsāhasramahāsāhasryāṃ lokadhātau pṛthivīrajaḥ kaccit tad bahu bhavet ... tat kiṃ manyase subhūte dvātṛṃśadbhir mahāpuruṣalakṣaṇaiḥ tathāgato draṣṭavyaḥ ... Sumber: GRETIL, Vajracchedikā Prajñāpāramitā-Gilgit, berdasarkan G. Schopen, “The Manuscript of the Vajracchedikā Found at Gilgit”, dalam Studies in the Literature of the Great Vehicle, ed. L. O. Gómez & J. A. Silk, Ann Arbor 1989, pp. 89– 141. Status: Kutipan terpilih dari tradisi Gilgit; GRETIL menandai bentuk yang direstorasi dengan huruf miring dan mencatat konvensi edisinya.
LAMPIRAN A5 · EDISI PERTAMA · HLM. 49
Kutipan asli PDF · Indonesia dan Sanskerta
puṇyaskandha ... kathaṃ bodhisatvena sthātavyaṃ kathaṃ pratipattavyaṃ ... Sumber: GRETIL, Vajracchedikā Prajñāpāramitā-Gilgit, tradisi edisi Schopen. Status: Kutipan sangat singkat; digunakan sebagai penanda pemeriksaan silang, bukan sebagai rekonstruksi lengkap.
LAMPIRAN A6 · EDISI PERTAMA · HLM. 49
Kutipan asli PDF · Indonesia dan Sanskerta
• GRETIL — Vajracchedikā Prajñāpāramitā, berdasarkan P. L. Vaidya, Mahāyāna-sūtra-saṃgrahaḥ, Part 1, Darbhanga: Mithila Institute, 1961 (Buddhist Sanskrit Texts 17). • GRETIL — Vajracchedikā Prajñāpāramitā-Gilgit, berdasarkan edisi G. Schopen yang dicantumkan dalam GRETIL. • International Dunhuang Programme / British Library — Or.8210/P.2, cetakan Vajracchedikaprajñāpāramitāsūtra bertanggal 868; katalog mencatat ukuran 27,6 × 499,5 cm dan bahan woodblock print pada kertas. • International Dunhuang Programme — informasi kolofon menyatakan produksi cetakan ini disponsori Wang Jie dan diselesaikan pada 11 Mei 868.
LAMPIRAN A7 · EDISI PERTAMA · HLM. 49
Kutipan asli PDF · Indonesia dan Sanskerta
Dalam Bagian 13 dan 30, 微塵 (wēichén) diterjemahkan sebagai “partikel-partikel debu” atau “partikel sangat kecil”, sesuai konteks Tionghoa. Edisi ini tidak mengubah istilah tersebut menjadi proton, neutron, elektron, atau “atom” dalam pengertian fisika modern. Jika kajian lain menggunakan “atom” sebagai padanan historis atau filosofis, status padanan tersebut harus dinyatakan secara eksplisit.
Catatan Master IV 1
SUTRA INTAN — MAHAKARYA MASTER II Lapisan Sanskerta • Cross-check filologis • Kumārajīva / T0235 Tujuan edisi: menyatukan keindahan penyajian dengan disiplin sumber. Edisi dasar Tionghoa/Kumārajīva tetap dipertahankan, lalu ditambahkan lapisan Sanskerta yang benar-benar dapat ditelusuri ke transkripsi ilmiah. Status penting: ini bukan klaim “naskah Sanskerta asli yang ditulis Buddha” dan bukan satu manuskrip tunggal. Tradisi Sanskerta Vajracchedikā diketahui melalui beberapa saksi manuskrip dan edisi ilmiah. Karena itu, setiap bacaan di bawah diberi sumber/witness dan tidak diperlakukan sebagai satu “original autograph”. Prinsip: teks sumber ≠ terjemahan ≠ rekonstruksi ≠ interpretasi modern. Bila sebuah bagian Sanskerta tidak tersedia pada witness yang sedang dikutip, bagian tersebut tidak diisi dengan tebakan.
Catatan Master IV 2
1. SUMBER SANSKERTA YANG DIVERIFIKASI A. GRETIL — Vajracchedikā Prajñāpāramitā, berbasis Paul Harrison & Shōgo Watanabe, Buddhist Manuscripts vol. 3 (2006), pp. 89–132. Entri GRETIL menyatakan bahwa teks ini memakai Harrison/Watanabe sebagai dasar, dengan rujukan silang antara lain kepada Conze, Schopen, dan Pargiter. B. GRETIL — Vajracchedikā Prajñāpāramitā-Gilgit, transkripsi berdasarkan Gregory Schopen, “The Manuscript of the Vajracchedikā Found at Gilgit” (1989), pp. 89–141. GRETIL juga menjelaskan bahwa huruf miring menandai restorasi dan huruf tebal menandai line-break manuskrip. C. Bibliotheca Polyglotta menyediakan jalur paralel antara saksi Sanskerta, beberapa terjemahan Tionghoa, Tibet, dan terjemahan Inggris. Ini penting karena 32 pembagian tradisional Tionghoa tidak boleh dipaksakan sebagai struktur asli semua saksi Sanskerta. D. T0235 / Kumārajīva: teks Tionghoa yang menjadi lapisan utama edisi ini. Cross-check dilakukan pada sumber elektronik yang mengidentifikasi teks sebagai CBETA T0235.
Catatan Master IV 3
2. BACAAN SANSKERTA TERVERIFIKASI — PEMBUKAAN Witness: Harrison/Watanabe / Schøyen-related Sanskrit text as transcribed in GRETIL. namo śākyamunaye tathāgatāyārhate samyaksaṃbuddhāya // evaṃ mayā śrutam ekasmin samaye bhagavān śrāvastyāṃ viharati sma jetavane anāthapiṇḍadasyārāme mahatā bhikṣusaṃghena sārdham ardhatrayodaśabhir bhikṣuśataiḥ. Catatan: bacaan di atas adalah teks Sanskerta yang benar-benar ditampilkan oleh GRETIL, bukan hasil “back-translation” dari Tionghoa. Ini memperlihatkan pembukaan dengan formula evaṃ mayā śrutam, Śrāvastī, Jetavana, Anāthapiṇḍada, dan persamuan bhikṣu. Cross-check struktural: pembukaan ini berkorespondensi dengan Bagian 1 dalam pembagian 32 bagian Tionghoa, tetapi label “Bagian 1” adalah alat navigasi editorial; witness Sanskerta tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa manuskrip Sanskerta asli memakai 32 judul tersebut.
Catatan Master IV 4
3. BACAAN SANSKERTA — POKOK BODHISATTVA Vaj 2 — folio 26v4–27v6: āścaryaṃ bhagavan yāvad eva tathāgatenārhatā samyaksaṃbuddhena bodhisatvā mahāsatvā anuparigṛhītāḥ parameṇānugraheṇa ... kathaṃ bhagavan bodhisatvayānasaṃprasthitena sthātavyam / kathaṃ pratipattavyam / kathaṃ cittaṃ pratigṛhītavyam / Vaj 3M — folio 27v6–28v1: iha subhūte bodhisatvayānasaṃprasthitair evaṃ cittam utpādayitavyam ... sarvasatvā ... anupadhiśeṣe nirvāṇadhātau parinirvāpayitavyāḥ / ... na ca kaścit satvaḥ parinirvāpito bhavati. Makna tekstual yang aman: tekankan aspirasi Bodhisattva dan paradoks bahwa semua makhluk disebut dibawa menuju nirvāṇa tanpa menetapkan adanya satu makhluk yang secara substansial “telah diselamatkan”. Jangan mengubahnya menjadi teori psikologi modern.
Catatan Master IV 5
4. BAGIAN 4 — DĀNA TANPA PRATIṢṬHĀ Vaj 4 — folio 28v1–29r5: api tu khalu punaḥ subhūte bodhisatvena na vastupratiṣṭhitena dānaṃ dātavyam / na kvacitpratiṣṭhitena dānaṃ dātavyam / na rūpapratiṣṭhitena dānaṃ dātavyam na śabdagandharasaspraṣṭavyeṣu na dharmapratiṣṭhitena dānaṃ dātavyam. ... yaḥ subhūte bodhisatvaḥ apratiṣṭhito dānaṃ dadāti tasya subhūte puṇyaskandhasya na sukaraṃ pramāṇam udgrahītum. Kata kunci yang diverifikasi: apratiṣṭhita (tidak berlandaskan/menetap pada suatu objek), dāna (pemberian), puṇyaskandha (kumpulan kebajikan). Ini mendukung pembacaan Bagian 4 tentang praktik tanpa kemelekatan.
Catatan Master IV 6
5. BAGIAN 13 — PARTIKEL, DUNIA, DAN 32 TANDA Vaj 13c–13e — folio 39r–40r: yāvataḥ subhūte tṛsāhasramahāsāhasryāṃ lokadhātau pṛthivīrajaḥ kaccit tad bahu bhavet / ... pṛthivīrajaḥ tathāgatena bhāṣitaḥ arajaḥ sa tathāgatena bhāṣitaḥ / ... bhagavān āha / tat kiṃ manyase subhūte dvātṛṃśadbhir mahāpuruṣalakṣaṇaiḥ tathāgato 'rhan samyaksaṃbuddho draṣṭavyaḥ / ... yāni tāni ... lakṣaṇāni ... alakṣaṇāni ... Catatan istilah: T0235 memakai (wēichén), yaitu partikel/debu sangat kecil. Dalam saksi Sanskerta yang ditampilkan GRETIL, istilah yang tampak pada bagian terkait adalah pṛthivīrajaḥ dalam pembahasan debu/tanah; di bagian lain tradisi Sanskerta memakai kosakata yang dapat dibandingkan dengan edisi kritis. Ini bukan pernyataan tentang atom fisika modern. Ini adalah titik koreksi penting terhadap visual lama: “atom modern” tidak boleh digambar sebagai proton, neutron, elektron, atau model atom fisika. Visual yang setia adalah debu/partikel dan pertanyaan filosofis tentang statusnya.
Catatan Master IV 7
6. BAGIAN 14 — PARAMĀŚCARYA DAN KṢĀNTI Vaj 14a–14c — folio 40r–41r: atha khalv āyuṣmān subhūtiḥ dharmapravegenāśrūṇi prāmuṃcat ... āścaryaṃ bhagavan paramāścaryaṃ sugata ... yā caiṣā bhagavan bhūtasaṃjñā saivāsaṃjñā ... api tu khalu punaḥ bhagavan na teṣām ātmasaṃjñā pravartsyate / na satvasaṃjñā na jīvasaṃjñā / na pudgalasaṃjñā ... sarvasaṃjñāpagatā hi buddhā bhagavantaḥ. Bagian ini penting untuk menjaga ketepatan istilah: saṃjñā adalah pengenalan/persepsi-konseptual; jangan otomatis diterjemahkan menjadi “alam bawah sadar”, “program pikiran”, atau istilah psikologi modern. Itu akan menjadi interpretasi tambahan, bukan teks.
Catatan Master IV 8
7. WITNESS GILGIT — BUKTI MATERIAL DAN VARIAN GRETIL menandai teks Gilgit sebagai “TRANSCRIPTION OF THE GILGIT TEXT” dan menyatakan dasarnya adalah Schopen 1989. Metadata juga menyebut cross-reference ke edisi Chakravarti, Dutt, Max Müller, Conze, dan Pargiter. Contoh folio 5a: yāvat subhūte tri-sāhasramahāsāhasre lokadhātau pṛthivīrajaḥ kaccit tad bahu ... tat kiṃ manyase subhūte dvātṛṃśatā mahāpuruṣalakṣaṇais tathāgato draṣṭavyaḥ ... Contoh folio 7b–8a memperlihatkan bagian tentang puṇyaskandha, pertanyaan bagaimana Bodhisattva harus tinggal/berpraktik, semua makhluk, dan hubungan dengan Dīpaṃkara. Pada transkripsi Gilgit terdapat tanda kerusakan atau bagian yang direstorasi; hal itu harus dipertahankan sebagai status manuskrip, bukan “dibersihkan” seolah-olah naskah sempurna.
Catatan Master IV 9
8. PETA CROSS-CHECK — APA YANG BOLEH DIKATAKAN Lapisan Status Aturan edisi Kumārajīva / T0235 Teks Tionghoa transmisi Lapisan utama 32 bagian Sanskerta Harrison/Watanabe Edisi/transkripsi ilmiah Gunakan bacaan yang tercantum; restorasi diberi status Sanskerta Gilgit / Schopen Transkripsi manuskrip Pertahankan kerusakan, line-break, dan restorasi 32 bagian Pembagian tradisional Tionghoa Alat navigasi; bukan bukti universal semua manuskrip Indonesia Terjemahan studi Tidak diposisikan sebagai teks kanonik Interpretasi modern Lapisan kuratorial Harus diberi label; tidak boleh masuk ke teks 9. KOREKSI FINAL UNTUK SERI VISUAL 32 BAGIAN • Bagian 1–2: persamuan, Subhūti, pertanyaan tentang bodhicitta. • Bagian 3: semua makhluk dan tindakan Bodhisattva tanpa menetapkan “aku/makhluk”. • Bagian 4: dāna tanpa menetap pada rupa, suara, bau, rasa, sentuhan, atau Dharma. • Bagian 5–6: Tathāgata tidak ditangkap hanya melalui rupa; kepercayaan yang tidak melekat pada tanda. • Bagian 13: nama sutra, Prajñāpāramitā, /partikel, dunia, 32 tanda. • Bagian 14: kaget/haru Subhūti, kṣānti, tidak melekat pada saṃjñā. • Bagian 18: lima mata dan tiga waktu pikiran — jangan diganti dengan tema modern. • Bagian 19–21: kebajikan, tidak ada Dharma tetap yang dapat digenggam/dikatakan. • Bagian 26–31: tanda, suara, penghancuran, Tathāgata datang/pergi, kumpulan unsur, pandangan. • Bagian 32: mimpi, ilusi, gelembung, bayangan, embun, kilat; penutupan persamuan. Aturan visual absolut: setiap elemen yang tidak berada di teks harus diberi label INTERPRETASI. Tidak boleh ada teknologi, fisika modern, psikologi modern, kosmologi modern, atau simbol agama tambahan yang dibuat seolah-olah berasal dari sutra.
Catatan Master IV 10
10. CATATAN ILMIAH PENUTUP Edisi ini sengaja tidak menyebut dirinya “critical edition final”. Sebuah edisi kritis penuh memerlukan kolasi sistematis seluruh witness yang dipilih, penetapan sigla, pembacaan varian, kriteria emendasi, dan aparatus kritis baris demi baris. Yang telah dilakukan di sini adalah memperkuat edisi museum sebelumnya dengan lapisan Sanskerta yang dapat diverifikasi dan dengan aturan transparansi witness. Kesimpulan editorial: lengkap tidak berarti mengisi kekosongan dengan tebakan. Untuk sebuah karya yang ditujukan sebagai “maha karya”, justru batas antara bukti, rekonstruksi, terjemahan, dan interpretasi harus dibuat seterang mungkin. Prinsip akhir: INDAH TANPA MENGORBANKAN KETEPATAN • LENGKAP TANPA MENGARANG • TERBACA TANPA MENGHILANGKAN DETAIL • INTERPRETATIF TANPA MENYAMAR SEBAGAI TEKS. Sumber web yang diperiksa: GRETIL Sanskrit Vajracchedikā; GRETIL Gilgit Vajracchedikā; Bibliotheca Polyglotta; CBETA T0235. Diakses untuk cross-check pada 27 September 2026.